Kamis, 13 Oktober 2016

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS IX KURIKULUM 2013








RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS IX
 KURIKULUM 2013

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PKn


Di Susun Oleh :
HARI PURWATI  3301414005


Program Studi S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Jurusan Politik dan Kewarganegaraan
Fakultas Ilmu Sosial
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Sekolah                    :    SMP Negeri 2 Sragen
Mata Pelajaran         :    PPKn
Kelas/semester         :    IX/I
Materi Pokok           :    Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alokasi Waktu         :    2 pertemuan ( 6 JP)

A.  Kompetensi Inti
K-1   Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
K-2  Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
K-3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
K-4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.  Kompetensi Dasar dan Indikator
    
Kompetensi Dasar
Indikator
1.1 Menghayati perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan pergaulan antar bangsa

1.1.1    Mengamalkan  nilai-nilai agama dan kepercayaan sendiri.
1.1.2    Menghormati agama dan kepercayaan orang lain.
3.2  Memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


3.2.1 Menjelaskan pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945.
3.2.2 Menyebutkan arti penting pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
3.2.3 Mendeskripsikan sikap positif terhadap pokok-pokok pikiran yang terkadung dalam pembukaan UUD 1945.

4.2 Menyaji hasil telaah pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.



4.2.1 Mendiskusikan pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
4.2.2 Mempresentasikan arti penting pokok-pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945.
4.2.3 Menerapkan sikap positif terhadap pokok-pokok pikiran pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.




C.  Tujuan Pembelajaran
1.      Peserta didik dapat mengamalkan nilai-nilai agama dan kepercayaan sendiri.
2.      Peserta didik dapat menghormati agama dan kepercayaan orang lain.
3.      Peserta didik dapat Menjelaskan pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945.
4.      Peserta didik dapat menyebutkan arti penting pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
5.      Peserta didik dapat mendeskripsikan sikap positif terhadap pokok-pokok pikiran yang terkadung dalam pembukaan UUD 1945.
6.      Peserta didik dapat mendiskusikan pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
7.      Peseta didik mempresentasikan arti penting pokok-pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945.
8.      Peserta didik dapat menerapkan sikap positif terhadap pokok-pokok pikiran pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.


D.  Materi Pembelajaran
1.        Pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :
Pokok pikiran pertama : Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan (pokok pikiran persatuan). Pokok pikiran ini menegaskan bahwa dalam Pembukaan diterima aliran negara persatuan. Negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa dan seluruh wilayahnya. Dengan demikian negara mengatasi segala macam faham golongan, faham individualistik. Negara menurut pengertian Pembukaan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menghendaki persatuan. Dengan kata lain, penyelenggara negara dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan atau individu. Pokok pikiran ini merupakan penjabaran dari sila ketiga Pancasila.
Pokok pikiran kedua : Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (pokok pikiran keadilan sosial). Pokok pikiran ini menempatkan suatu tujuan atau cita-cita yang ingin di capai dalam Pembukaan, dan merupakan suatu kausa-finalis (sebab tujuan), sehingga dapat menentukan jalan serta aturan yang harus dilaksanakan dalam Undang-Undang Dasar untuk sampai pada tujuan tersebut dengan modal persatuan. Ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial yang didasarkan kepada kesadaran bahwa manusia mempunyai hak hak dan kewajiban dalam kehidupan masyarakat. Pokok pikiran ini merupakan penjabaran sila kelima Pancasila.
Pokok pikiran ketiga : Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan (pokok pikiran kedaulatan rakyat). Pokok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasarkan atas kedaulatan rakyat dan permusyawaratan/perwakilan. Aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia, yang selalu mengedapankan asas musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan suatu persoalan. Ini merupakan pokok pikiran kedaulatan rakyat, yang menyatakan bahwa kedaulatan di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar. Pokok pikiran inilah yang merupakan dasar politik negara. Pokok pikiran ini merupakan penjabaran sila keempat Pancasila.
Pokok pikiran keempat : Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab (pokok pikiran Ketuhanan). Pokok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa Undang-Undang Dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan penyelenggara negara lainnya untuk memelihara budi pekerti kemanusian yang luhur. Hal ini menegaskan bahwa pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung pengertian taqwa kepada Tuhan Yang Maha esa, dan pokok pikiran kemanusian yang adil dan beradab mengandung pengertian menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia atau nilai kemanusian yang luhur. Pokok pikiran keempat ini merupakan dasar moral negara yang pada hakikatnya merupakan suatu penjabaran dari sila pertama dan sila kedua Pancasila.
Empat pokok pikiran ini merupakan penjelasan dari inti empat alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Atau dengan kata lain keempat pokok pikiran tersebut tidak lain adalah merupakan penjabaran dari dasar negara, yaitu Pancasila.
2.        Arti penting pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :
Pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah pancaran dari nilai-nilai Pancasila. Kemudian penjelasan UU Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa “ Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan cita-cita hukum (Reichsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (Undang-Undang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya.” Dalam pengertian ini maka dapat disimpulkan bahwa pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah sumber hukum tertinggi di Indonesia.
Sebagai konsekuensi dari kedudukannya sebagai sumber hukum tertinggi di Indonesia, maka pokok-pokok yang terkandung dalam Pembukaan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam realisasinya harus dijabarkan dalam semua peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia seperti Ketetapan MPR, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan sebagainya. Dengan demikian seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia harus bersumber pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang didalamnya terkandung asas kerohanian negara yaitu Pancasila.
Dengan tetap menyadari makna nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan memperhatikan hubungan antara Pembukaan dan pasal-pasal, maka dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang memuat dasar falsafah negara Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, bahkan merupakan satu rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. Undang-Undang dasar 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang tidak lain adalah nilai-nilai Pancasila. Sedangkan Pancasila itu sendiri memancarkan nilai-nilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Semangat (Pembukaan) dan yang disemangati(Pasal-Pasal Undang-Undang Dasar 1945) pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, juga memiliki arti penting dalam konteks hukum dasar. Sepeti diketahui di samping Undang-Undang Dasar, masih terdapat hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupakan sumber hukum, yaitu aturan dsar yang timbul dan terpelihra dalam praktik penyelenggaraan negara, meskipun tidak tertulis. Inilah yang disebut konvensi atau kebiasaan katatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan dalam Undang-Undang Dasar.

3.  Sikap positif terhadap pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :
a.    Hidup rukun dengan saudara (lingkungan keluarga)
b.    Bersikap adil kepada anggota keluarga (lingkungan keluarga)
c.    Ikut serta dalam belajar kelompok (lingkungan sekolah)
d.   Ikut serta dalam kegiatan ilmiah (lingkungan sekolah)
e.    Ikut serta dalam kerja bakti membersihkan lingkungan (lingkungan masyarakat)
f.     Ikut serta dalam kegiatan ronda malam (lingkungan masyarakat)
g.    Mengguankan bahasa Indonesia dengan baik (lingkungan bangsa dan negara)
h.    Ikut serta upaya bela negara (lingkungan bangsa dan negara)

E.  Metode Pembelajaran
1.    Pendekatan Pembelajaran  :  Saintifik
2.    Model Pembelajaran           :  PBL/PJBL/Discovery Learning
3.    Metode  Pembelajaran        :  Ceramah/Tanya jawab.

F.   Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1.    Media
a). Materi yang telah dibuat dalam power point.

2.  Alat
a). White Board
b). LCD
c). Laptop

3. Sumber Belajar
a)      Buku Pegangan Siswa : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 2015. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
b)      Buku Pegangan Guru : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan : buku guru / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
c)      Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTs Kelas IX.  Jakarta: Kemdikbud.
d)     Tim Penyusun. 2009. Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi untuk SMP dan MTs. Jakarta : Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.
e)      UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945




G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan
Kegiatan
Alokasi Waktu
I
a.       Kegiatan Pendahuluan :

Memastikan peserta didik siap mengikuti pembelajaran dengan :
1). Melaksanakan Doa bersama dipimpin oleh ketua kelas
2).  Absensi kehadiran siswa
3).  Melakukan review (pelajaran sebelumnya)


15 Menit
b.    Kegiatan Inti :
1). Menerangkan kepada siswa tentang pokok-pokok pikiran, arti penting dan sikap positif yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
a). Mengamati : membaca dari berbagai buku pegangan siswa : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 2015. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


85 Menit
c. Kegiatan Penutup :
1). Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok (1 kelompok = 7 peserta didik) berdiskusi tentang arti penting dan contoh sikap positif yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 dan minggu depan dipresentasikan.
2). Peserta didik diberikan kesempatan untuk dapat bertanya apakah sudah dapat memahami materi tersebut.
3). Sebelum meninggalkan ruangan berdoa terlebih dahulu.


20 Menit
II
a.    Kegiatan Pendahuluan :
Memastikan peserta didik siap mengikuti pembelajaran dengan :
1). Melaksanakan Doa bersama dipimpin oleh ketua kelas
2).  Absensi kehadiran siswa
3).  Melakukan review (pelajaran sebelumnya)


15 Menit
b.    Kegiatan Inti :
1). Peserta didik mepresentasikan hasil diskusi :
a). Mengamati : membaca dari berbagai sumber tentang  arti penting dan contoh sikap positif yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
b). Menanya : masing-masing kelompok menganalisis arti penting dan contoh sikap positif yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
c).  Mengumpulkan Informasi : mengumpulkan data dari berbagai sumber (media cetak dan elektronik) tentang arti penting dan contoh sikap positif yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
2). Peserta didik dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh teman-temannya dengan bantuan guru.


90 Menit
c.    Kegaitan Penutup :
1). Peserta didik diberikan kesempatan untuk dapat bertanya apakah sudah dapat memahami materi tersebut.
2). Sebelum meninggalkan ruangan berdoa terlebih dahulu.


15 Menit

H.  Penilaian
1.    Teknik Penilaian
a. Sikap Spiritual  :
a). Teknik                       :  Penilaian individu
b). Bentuk Instrumen    :  Lembar penilaian individu (lampiran 1)
c). Skor Penilaian           :  Nilai = 

      b. Sikap Sosial       :
a). Teknik                       :  Observasi
b). Bentuk Instrumen    :  lembar penilaian observasi (lampiran 2)
c). Skor Penilaian           : Nilai = 

c. Sikap Pengetahuan:
a). Teknik                       : Tes
b). Bentuk Instrumen    : Nilai-nilai Individu (lampiran 3)
c). Skor Penilaian           :  Nilai = (Jumlah benar x 2)  x 10

d.      Sikap Ketrampilan :
a). Teknik                       : Presentasi
b). Bentuk Instrumen     : Lembar penilaian presentasi (lampiran  4)
c). Skor Penilaian           :  Nilai = 
2.Instrumen penilaian dan pedoman penialian :
a). Penilaian  selama proses pembelajaran melalui pengamatan tentang aktifitas peserta didik, kemampuan menyampaikan pendapat, kerja sama kelompok, keuletan, dan toleransi
b). Tes tertulis
c). Produk : laporan diskusi dan lembar penilaian praktik presentasi

Semarang, 13 Desember 2015
Mengetahui:                                                                Guru Mata Pelajaran PPKn,
Kepala Sekolah,

Sri Hartatik, S.Pd., M.Pd.                                           Hari Purwati S.Pd.
NIP. 27181772282 788                                              NIP.  3301414005
Lampiran 1 : Penilaian Kompetensi Sikap Spiritual

Pedoman Observasi Sikap Spiritual: Beriman dan Bertakwa

Petunjuk:
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik aspek beriman dan bertakwa. Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai indikator beriman yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut:
4 =    apabila selalu melakukan aspek yang diamati
3 =    apabila sering melakukan aspek yang diamati
2 =    apabila kadang-kadang melakukan aspek yang diamati
1 =   apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati

Mata Pelajaran                   :    PPKn
Kelas                                  :    IX
Semester                            :    1 (satu)
Tahun Pelajaran                 :    2015/2016

No
Nama
Aspek 1
Aspek 2
Aspek 3
Aspek 4
Nilai
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1



v



v




v



v
3.50
2


V



v




v



v

2,50
3




V


v




v



v
3,75
4


















5



















Keterangan:
Aspek 1      :    Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran ketika mempelajari materi pokok beriman dan bertaqwa kepada Tuhan TME.
Aspek 2      :    Menunjukkan ungkapan yang menyenangkan ketika mempelajari materi pokok
Aspek 3      :    Mempelajari materi pokok dengan sungguh-sungguh.
Aspek 4      :    Mempercayai kebenaran keilmuan dalam mempelajari materi pokok

Contoh nilai sikap beriman dan bertaqwa peserta didik nomor 1:
Skor Diperoleh                        =          14
Skor Tertinggi ( 4 x 4 )            =          16

Nilai                            = , maka 

























Lampiran 2 : Penilaian kompetensi sikap sosial

Pedoman Observasi Sikap Sosial: Percaya Diri

Petunjuk:
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik aspek percaya diri. Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai indikator percaya diri yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut:
4 = apabila selalu melakukan aspek yang diamati
3 = apabila sering melakukan aspek yang diamati
2 = apabila kadang-kadang melakukan aspek yang diamati
1 =   apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati

Mata Pelajaran                   :    PPKn
Kelas                                  :    IX
Semester                            :    1 (satu)
Tahun Pelajaran                 :    2015/2016


No
Nama
Aspek 1
Aspek 2
Aspek 3
Aspek 4
Nilai
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1


















2


















3


















4


















5



















Keterangan:
Aspek 1      :    Berani menyampaikan pertanyaanketika mempelajari materi pokok
Aspek 2      :    Berani menjawab ketika mempelajari materi pokok
Aspek 3      :    Berani presentasi di depan kelas ketika mempelajari materi pokok
Aspek 4      :    Berani membuat simpulan dalam mempelajari materi pokok


Nilai                            =



Pedoman Observasi Sikap Sosial: Toleransi

Petunjuk:
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik aspek toleransi. Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai indikator toleransi yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut:
4 =    apabila selalu melakukan aspek yang diamati
3 =    apabila sering melakukan aspek yang diamati
2 =    apabila kadang-kadang melakukan aspek yang diamati
1 =   apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati

Mata Pelajaran                   :    PPKn
Kelas                                  :    IX
Semester                            :    1 (satu)
Tahun Pelajaran                 :    2015/2016

No
Nama
Aspek 1
Aspek 2
Aspek 3
Aspek 4
Nilai
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1


















2


















3


















4


















5



















Keterangan:
Aspek 1      :    Menghormati pendapat orang lain ketika mempelajari materi pokok
Aspek 2      :    Memberi kesempatan pada teman satu kelompokketika mempelajari materi pokok
Aspek 3      :    Tidak memaksakan kehendakketika mempelajari materi pokok dengan sungguh-sungguh.
Aspek 4      :    Bekerja sama tanpa membeda-bedakan dalam mempelajari materi pokok ....


Nilai                            =





Pedoman Observasi Sikap Sosial: Disiplin

Petunjuk:
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik aspek disiplin. Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai indikator disiplin yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut:
4 =    apabila selalu melakukan aspek yang diamati
3 =    apabila sering melakukan aspek yang diamati
2 =    apabila kadang-kadang melakukan aspek yang diamati
1 =   apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati

Mata Pelajaran                   :     PPKn
Kelas                                  :    IX
Semester                            :    1 (satu)
Tahun Pelakjaran               :    2015/2016

No
Nama
Aspek 1
Aspek 2
Aspek 3
Aspek 4
Nilai
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1


















2


















3


















4


















5



















Keterangan:
Aspek 1      :    Mengikuti proses pembelajaran dengan tertib ketika mempelajari materi pokok
Aspek 2      :    Mengumpulkan tugas tepat waktu ketika mempelajari materi pokok
Aspek 3      :    Mengikuti aturan main ketika berdiskusi mempelajari materi pokok
Aspek 4      :    Mengingatkan teman yang lamban dalam mengerjakan tugas materi pokok

Nilai                            =





Lampiran 3 : Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Catatan
Tes tulis

Uraian.

Instrumen uraian dilengkapi dengan pedoman penskoran 
dalam format rubrik
Penugasan
Pekerjaan rumah dan/atau tugas yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas.
Tugas yang diberikan sebatas pada tuntutan kompetensi pengetahuan bukan portofolio keterampilan

SOAL
KUNCI JAWABAN
1.    Jelaskan pokok pikiran pertama dalam Pembukaaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
2.    Jelaskan pokok pikiran kedua dalam Pembukaaan Pembukaaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
3.    Jelaskan pokok pikiran ketiga dalam Pembukaaan Pembukaaan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
4.    Jelaskan pokok pikiran keempat dalam Pembukaaan Pembukaaan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
5.    Berilah contoh sikap positif terhadap pokok-pokok pikiran yang terkadung dalam pembukaan UUD 1945 yang berkenaan tentang pokok pikiran persatuan!
1.      Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan (pokok pikiran persatuan). Pokok pikiran ini menegaskan bahwa dalam Pembukaan diterima aliran negara persatuan. Negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa dan seluruh wilayahnya. Pokok pikiran ini merupakan penjabaran dari sila ketiga Pancasila.
2.      Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (pokok pikiran keadilan sosial). Pokok pikiran ini menempatkan suatu tujuan atau cita-cita yang ingin di capai dalam Pembukaan, dan merupakan suatu kausa-finalis (sebab tujuan), sehingga dapat menentukan jalan serta aturan yang harus dilaksanakan dalam Undang-Undang Dasar untuk sampai pada tujuan tersebut dengan modal persatuan.. Pokok pikiran ini merupakan penjabaran sila kelima Pancasila.
3.      Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan (pokok pikiran kedaulatan rakyat). Pokok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasarkan atas kedaulatan rakyat dan permusyawaratan/perwakilan. Pokok pikiran inilah yang merupakan dasar politik negara. Pokok pikiran ini merupakan penjabaran sila keempat Pancasila.
4.      Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab (pokok pikiran Ketuhanan). Hal ini menegaskan bahwa pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung pengertian taqwa kepada Tuhan Yang Maha esa, dan pokok pikiran kemanusian yang adil dan beradab mengandung pengertian menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia atau nilai kemanusian yang luhur. Pokok pikiran keempat ini merupakan dasar moral negara yang pada hakikatnya merupakan suatu penjabaran dari sila pertama dan sila kedua Pancasila.
5.      a. Hidup rukun dengan saudara
c.       Ikut serta dalam belajar kelompok
d.      Ikut serta dalam kerja bakti membersihkan lingkungan
e.       Mengguankan bahasa Indonesia dengan baik

No.
Interval Nilai Pengetahuan
(KI-3)
Predikat
1
3,83 < x ≤ 4,00
A
2
3,50< x ≤ 3,83
A-
3
3,17< x ≤ 3,50
B+
4
2,83< x ≤ 3,17
B
5
2,50< x ≤ 2,83
B-
6
2,17< x ≤ 2,50
C+
7
1,83 < x ≤ 2,17
C
8
1,50< x ≤ 1,83
C-
9
1,17< x ≤ 1,50
D+
10
1,00 ≤ x ≤ 1,17
D

Nilai : (Jumlah benar x 2) x 10
Lampiran 4 : Penilaian Kompetensi Keterampilan

Lembar Pengamatan Praktik: Presentasi

Petunjuk:
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai kompetensi keterampilan  peserta didik dalam melakukan presentasi di kelas. Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai aspek yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut:
4 =    apabila selalu melakukan aspek yang diamati
3 =    apabila sering melakukan aspek yang diamati
2 =    apabila kadang-kadang melakukan aspek yang diamati
1 =   apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati


No
Nama
Aspek 1
Aspek 2
Aspek 3
Aspek 4
Nilai
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1


















2


















3


















4


















5




















Keterangan:
Aspek 1      :    Keterampilan mengemukakan gagasan.
Aspek 2      :    Keterampilan menanggapi pertanyaan.
Aspek 3      :    Keterampilan bekerjasama dalam kelompok.
Aspek 4      :    Keterampilan dalam memberikan ilustrasi jawaban.

Nilai                            =
Lembar Penilaian Praktik : Presentasi

Nama/Kelompok         : ……
Kelas                           : IX
Materi Pokok              : Pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945

No
Aspek Penilaian
Skor
1
2
3
4
A.
Penyajian




1
Menanya/Menjawab




2
Argumentasi




3
Bahan Tayang/Display




B
Laporan




1
Isi Laporan




2
Penggunaan Bahasa




3
Estetika




Jumlah skor


Pedoman Penskoran (rubrik) :
No
Aspek
Penskoran
1
Menanya/
Menjawab
Skor 4, apabila selalu menjawab/menanya
Skor 3, apabila sering menjawab/menanya
Skor 2, apabila kadang-kadang menjawab/menanya
Skor 1, apabila tidak pernah menjawab/menanya.
2
Argumentasi
Skor 4, apabila materi/jawaban benar, rasional, dan jelas.
Skor 3, apabila materi/jawaban benar, rasional, dan tidak jelas
Skor 2, apabila materi/jawaban benar, tidak rasional, dan tidak jelas
Skor 1, apabila materi/jawaban tidak benar, tidak rasional, dan tidak jelas
3
Bahan tayang
Skor 4, apabila sistematis, kreatif, menarik, mudah dibaca
Skor 3, apabila sistematis, kreatif, tidak menarik, mudaah dibaca
Skor 2, apabila sistematis, tidak kreatif, tidak menarik, mudah dibaca
Skor 1, apabila tidak sistematis, tidak kreatif, tidak menarik, tidak mudah dibaca
4
Isi laporan
Skor 4, apabila isi laporan benar, rasional, dan sistematika lengkap
Skor 3, apabila isi laporan benar, rasional, dan sistematika tidak lengkap
Skor 2, apabila isi laporan benar, tidak rasional, dan sistematika tidak lengkap
Skor 1, apabila isi laporan tidak benar, tidak rasional, dan sistematika tidak lengkap
5
Penggunaan bahasa
Skor 4, apabila menggunakan bahasa dan  penulisan sesuai EYD, serta mudah dipahami
Skor 3, apabila menggunakan bahasa dan penulisan sesuai EYD, namun tidak mudah dipahami
Skor 2, apabila menggunakan bahasa seuai EYD, namun penulisan tidak sesuai EYD dan tidak mudah dipahami
Skor 1, apabila menggunakan bahasa dan  penulisan tidak sesuai EYD dan tidak mudah dipahami
6
Estetika
Skor 4, apabila kreatif, rapi, dan menarik
Skor 3, apabila kreatif, rapi, dan kurang menarik
Skor 2, apabila kreatif, kurang rapi, dan kurang menarik
Skor 1, apabila kurang kreatif, kurang rapi, dan kurang menarik


Nilai                            =